Hong Yong-nyeo baru mengenal huruf Hangeul (aksara Korea) pada usia 70 tahun. Dia mulai belajar baca tulis saat menemani cucunya belajar. Dengan kemampuan menulis seadanya, Nenek Hong diam-diam menulis buku harian untuk mencurahkan isi hatinya akan kenangan peristiwa hidupnya. Tulisan itu ditemukan oleh anak perempuannya, Hwang Anna. Hong Yong-nyeo mencurahkan dukanya saat menunggui anak keduan…