Text
Budidaya Tembakau
Tanah asal tembakau ialah Amerika. Diketemukan pertama-tama oleh COLOMBUS pada tahun 1492, ketika mendarat di pulau Guanakani (San Salvador), ia telah melihat orang-orang Indian mengisap rokok yang dibuat dari daun tembakau yang kering dan digulung dengan jagung (mais) dan gulungan daun-daun ini oleh orang Indian, disebut "tobacco".
Mula-mula tanaman tembakau ditanam di Eropa dan digunakan sebagai tanaman perhiasan di Portugal, Perancis dan akhirnya di Florence. Pada tahun 1558-1568 seorang Perancis yang bernama: JEAN NICOT DE VILLEMAIN membawa biji-biji tembakau ke negerinya dan kemudian ditanam sebagai tanaman obat-obatan dan dipersembahkan kepada Raja FRANS II yang dipergunakan untuk mengobati kepala pusing. Oleh sebab itu pada tahun 1568 tanaman ini disebut "Nicotina". Baru pada tahun 1615 ditanamlah untuk keperluan industri dan merupakan tembakau Eropa yang pertama.
Kebiasaan orang-orang Spanyol merokok tembakau dalam pipa-pipa telah menjadi umum dan meluas di Eropa sebelum tahun 1570, dan oleh pelaut-pelaut Portugis, kebiasaan merokok ini dibawa ke Asia Timur kurang lebih pada tahun 1600.
Telah diterangkan di muka, bahwa di Amerika tembakau ini dikenal pada abad ke 15 ketika COLOMBUS sampai di Cuba, demikian juga ketika CORTES (Spanyol) dapat menguasai Mexico pada tahun 1519; mereka juga menemukan penduduk Yucatan telah mengusahakan tanaman tembakau dengan baik dan telah digunakan sebagai bahan untuk rokok (diisap) atau dimasukkan dalam pipa (snuff). Dalam hal ini maka Yucatan merupakan daerah pertama-tama yang menghasilkan biji-biji tembakau dan sudah merupakan bahan perdagangan. Kemudian tembakau ditanam di Indian Barat oleh orang Spanyol dan sepuluh tahun kemudian di Haiti, sesudah itu dengan cepat meluas diikuti oleh orang-orang Eropa Selatan dan Eropa Timur.
Tidak tersedia versi lain