Buku ini merupakan edisi lengkap dari Trilogi Soekram yang sebelumnya diterbitkan dalam 3 buku terpisah oleh sang pujangga Sapardi Djoko Damono, yaitu: Pengarang Telah Mati, Pengarang Belum Mati, dan Pengarang Tak Pernah Mati. “Saudara, saya Soekram, tokoh sebuah cerita yang ditulis oleh seorang pengarang. Ia seenaknya saja memberi saya nama Soekram, yang konon berasal dari bahasa asing ya…
Menghardik Gerimis merupakan buku kumpulan cerpen karya Sapardi Djoko Damono. Cerpen pertama yang disuguhkan pastilah sesuai dengan judul buku, yaitu Menghardik Gerimis. Kisah yang disuguhkan mengenai seorang lelaki yang membenci gerimis, namun mencintai hujan. Baginya, gerimis sengatlah jahanam, gerimis selalu datang secara sembunyi-sembunyi, tanpa memberi tahu. Bahkan dengan liciknya gerimis …
Hujan Bulan Juni merupakan kumpulan puisi yang ditulis oleh Sapardi Djoko Damono yang pertama kali diterbitkan pada 1994 oleh Penerbit Grasindo. Selain dalam bentuk kumpulan puisi, Hujan Bulan Juni juga ditulis menjadi sebuah novel. Kumpulan puisi Hujan Bulan Juni sendiri memuat sejumlah 102 puisi Sapardi Djoko Damono yang ditulis dari tahun 1964 sampai 1994. Sejumlah puisi yang ada di dalam…
GENDIS: Oke, tapi siapa namamu? Aku suka nama yang kalau diucapkan menjelma percikan api menjelma makna menghangatkan malam. BURUNG: Tidak tahukah kau, Gendis, bahwa burung tidak memerlukan nama? Tidak tahukah kau sebabnya, Gendis? Nama selalu bergeser geser tafsirnya kalau diucapkan Perihal Gendis adalah kumpulan puisi Sapardi Djoko Damono tentang seorang gadis yang beranjak dewas…
28 kisah dalam buku ini, kecuali “Pengarang Telah Mati”, dapat dikelompokkan ke dalam genre short-short stories, dan dari sisi penjelajahan tematik berada dalam tradisi dongeng kearifan Timur, khususnya yang berakar dari literasi Zen dan Sufi, yang padat dan singkat secara naratif, kaya makna secara tafsir, dan indah secara bahasa. Lu Xun di Cina, Augusto Monterroso di Meksiko, D.J. Enright…
Sapardi Djoko Damono Lahir di Solo 20 Maret 1940. Tamat Sastra Inggris Universitas Gajah Mada Tahun 1964, kemudian berturut-turut mengajar di IKIP Malang cabang Madiun, Fakultas Sastra universitas Diponegoro Semarang dan sejak tahun 1972 dosen Fakultas Sastra Universitas Indonesia